CIE KKN
Hallo
para mahasiswa khususnya teman-teman di Univ. Trilogi yang sedang mempersiapkan
diri untuk mengabdi di masyarakat bareng program KKN 2018.
Jadi
akhir-akhir ini DM IG gue di ramaikan pertanyaan tentang KKN gue dulu. mulai dari nanya KKN di
mana, apa aja dan berapa prokernya, gimana bisa buat KKN yang heboh dan apa aja
tips-tipsnya dan kemarin setelah pulang kantor coba sempetin ke kampus buat
ambil foto wisuda tapi malah bablas cerita dan sharing ngalor ngidul sama
anak-anak Assalam buat KKN nanti. Akhirnya gue putuskan untuk share di blog ini
agar semuanya bisa akses :)
Sebelum
lebih jauh lagi cerita, gue mau ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya sama
Kelompok Cakra Nusantara, Galih, Ica, Desi, Desti, Mbah, Kak Tasya dan Indri
yang udah bikin Tim ini jadi super-duper Ketjeh. 😊
Oke
jadi KKN adalah momen-momen yang paling gue tunggu karena menurut gue itu
bakalan asyique banget, karena lu bakalan full di terjunin ke masyarakat buat
tau apa sih yang sebenernya terjadi di masyarakat. kebetulan juga gue baru
pulang dari pelatihan pemberdayaan desa bareng LAZNAS BSM dan LAZHarfa Banten
di pedalaman Banten, jadi making semangat buat nerapin apa-apa aja yang gue
dapat di sana.
Oya
kali ini gue bakal random ya, gak akan buat point-point tips biar kalian baca
semua tulisan ini wkwk.
Awal-awal
KKN atau bisa di bilang saat persiapan adalah waktu-waktu yang paling sibuk
buat kelompok ini. Hal yang paling basic adalah kita ngurusin soal KAS dan Sumber
dana sampai bahas soal lini masa KKN (Sosmednya), Scraft dan topi KKN (walau
jadinya Scraft doang), Tema Konten, Logo KKN, dan Branding Sosmed. Wkwk lebay
ya? Iya bagi sebagian orang tapi bagi gue dan kelompok gue ini penting. Kenapa?
Well linimasa nanti kita akan mampu mempusatkan informasi yang bisa kita
release, entah kegiatan hari-hari kelompok, proker dan lain-lain, dan nanti pun
kalua kangen kita bisa buka noh akunnya (wkwk) terus kenapa penting lagi? Buat tanda kalua kelompok
kita paling niat buat KKN, jadi dosen dan tim penilai pun dapat menilai
keseriusan kita. So buat kamu, setidaknya kelompok kamu itu harus punya
identitas, tunjukan niat awal kelompok kalian untuk memeriahkan KKN yang akan
di adakan ini.
What next?
Di DM itu rata-rata pada nanya soal proposal. Well seinget gue, kelompok gua
tuh ga buat proposal=proposal yagn di wajibin sama kampus cuman buat contoh
laporan apa. Jadi agak bingung jawab nya. Kalaupun buat proposal gua buat buat
ajuin dana ke beberapa Lembaga untuk proker kelompok. (nanti link nya gua share
ya)
In my
opinion, sebaiknya ga perlu terlalu pusing soal proposal. Sebab kalau sudah ada
acuannya coba aja di ikutin (hehe) namun beda lagi untuk proposal keluar atau untuk
pengajuan dana buat proker-proker kalian nanti.
Di sini
coba buat proposal se? se realistis mungkin programnya dan inline dengan visi-misi
dari Lembaga yang bakal lu approach biar bisa bantu funding. Proposal gak usah
lebay lebay designnya dan modelnya 100% gak bakalan di baca (wkwk). Misal mau buat
program kebersihan atau soal isu sanitasi lingkungan, coba list beberapa
perusahan besar yang di tahun ini, atau tahun sebelumnya punya rencana CSR di
bidang kesehatan dan sanitasi. Lalu coba Lembaga-lembaga non-profit yang bisa
di ajak kerjasama, atau coba ke pemerintah (kecil sih). Nah gimana caranya? Internet
sumber utama buat kalian gali informasi jadi maksimalkan itu. Mulai cari
background targt Lembaga sampai ke kontaknya terus kalau bisa utamakan approach
proposal kalian ke Lembaga yang ada orang dalamnya. Missal ada kelompok lu yang
papanya di pertamina, nah coba aja minta bantuan sama anaknya. “Bilang aja
kalau papa ga bantu, coret aku dari kartu kelaurga sekarang juga” haha.
Base pengalaman,
kelompok gua itu puya project buat bikin MCK di lokasi KKN, alhamdulillah
proposal yang gua sebar itu tembus semua. Ada yagn dari Lembaga anakan TNI yang
focus pembangunan MCK mau bantu, ada juga dari Lembaga Zakat yang mau full
danai project dan kelompok gua. Namun keputusan gua untuk tidak mengambil semua
itu mengingat aka nagak ribet pasca KKN nya (red: Laporan) dan waktu itu harus
present di kantornya, yang mana waktu itu gua dan tim gabisa ninggalin lokasi
KKN samsek utk waktu yang lama.
Terus gimana
project itu bisa berjalan dan sukses?
Ya ini
lah jawababnya silahkan klik https://kitabisa.com/bantusinarlayung
. crowdfunding? Ya, kenapa engga? Di tengah kebuntuan itu muncul sang solusi Kitabisa.com
*tsah
Jadi waktu
itu teh ya, emang kepikiran cuman mau galang dana. Selain mudah dan praktis ya
kita bisa encourage semua lini untuk ikut terlibat dalam project kebaikan dan
menjadi #OrangBaik dan alhamdulilahnya berhasil.
Dan inilah hasilnya. 😊 dari dana yang terkumpul alhamdulillah bisa kebangung 2 MCK dan pulangnya kita bisa bagi-bagi sembako dan bingkai kaligrafi untuk 5 bapak RT dan 1 bapak RW 😊..
Oke terus
tips apa lagi ya?
Oke bicara
akomodasi dan kelengkapan kali ya. Jadi kebetulan gue salah satu kelompok yang
paling lengkap bawaannya. Seperti mobil, kompor gas 2 tungku, tabung gas, dan
karpet. Kenapa banyak sih? Pertama gua merasa bertanggung jawab banget buat temen-temen
yang di bogor (bukan cuman buat kelompok kkn) karena saat itu di tunjuk jadi penanggung
jawab kkn sebogor (ga-official sih maen tunjuk-tunjuk ae kan zebel). Jadi berhubung
domisili gua di bogor juga ya gua coba maximalin bawaan yang ga mungkin di bawa
temen-temen dari Jakarta. Terus kenapa bawa mobil sebenarnya untuk kemudahan
mobilitas karena lokasi kontrakan cukup jauh dari lokasi KKN (dulu system kontrakan
terpusat di satu wilayah).
Lantas
apa ayng harus temen-teman lakukan? Sebisamungkin punya kendaraan yang
menunjang baik dari segi kualitas (performa) dan kuantitas (jumlah). Jangan sampai
motor mogok d bawa, nanti malah ngerepotin kalian. Usahakan jumlahnya juga bisa
menampung semua anggota kelompok mu. Kalau bisa bawa mobil atau seenggaknya
motor. Missal ada 6 orang anggota setidaknya ada 3 motor. Ga masalah kok kalau jumlah
dan performa kendaraan tidak maksimal tapi akan timbul macam-macam risiko. Seperti
risiko waktu, risiko biaya, dan lain-lainnya.
Okeh beralih
ke anggota kali ya?
Semenjak
awal terbentuknya pasti secara alamiah aka nada yang menonjol di bidang-bidang
tertentu. Silahkan tentukan pemimpin yang cocok untuk kelompok kalian dan
bentuk lah struktur kecil di kelompok kalian. Ya gunanya untuk distribusi tugas
agar tidak tumpangtindih dan bisa berjalan secara efektif dan efesien. Missal ada sekretaris, bendahara, hubungan
masyarakat tim desain dll. Udahlah! Pasti kalian udah ngeti haha.
Pesannya
adalah masing-masing anggota ga cuman punya potensi positif tapi ada
potensi-potensi negative lain nya. Nah masing-masing anggota sudah sewajibnya
memahami sifat-sifat ini dan saling mengerti. Kedewasaan dan pengertian adalah
kunci dari bahagiannya keluarga baru kalian yups keluarga KKN :D
Agenda,
Proker dan kegiatan rutinan.
Gua sebagai
ketua membagi kegiatan kelompok menjadi beberapa segmen. Dimulai dari kegiatan
harian/rutin, kegiatan eventual, dan agenda-agenda proker rutin.
Kegiatan
harian/rutinan itu bisanya dimulai dari kegiatan jadwal piket masak dan
bersih-bersih. Simply lah ya. Lalu kalau agenda proker itu lebih ke arah
kegiatan yang isinya membahas kegiatan proker, terus ikut kegiatan-kegiatan rutin
masayrakat seperti pengajian rutin ibu-ibu di pagi hari dan pengajian rutin
bapak-bapak malam hari. Terus kalau agenda eventual itu seperti kegiatan besar
dari proker yang kita rencanakan :)
Penting
di catet! Warga desa itu pasti punya acara nya sendiri seperti pengajian rutin.
Dan forum itu merupakan forum penting dan bisanya mereka yang sering hadir di
forum itu akan diterima di masyarakat. Nah maka dari itu hadir di pengajian
turin Bersama mereka merupakan agenda wajib buat kalian. Buat apa sih? Kalian bisa
kenalan, kalian bisa minta izin dan doa secara terbuka di forum yang memang
penting bagi mereka. So ini langkah tepat buat ambil hati mereka, jangan sampai
ketingalan.
Jadi anggaplah
kalian megang 1 RW yang di dalamnya ada 5 RT, bisanya tiap RT itu ada masjid
atau musalahnya atau masjlis taklimnya dengan jadwal yang berbeda-beda tiap harinya.
Missal hari senin pagi pengajian ibu-ibu di Rt1 dan malamnya pengajian
bapak-bapak di Rt 2. So kalian bakal full banget untuk ikutin kegiatan itu. Notes:
gaperlu ikut semua di bagi aja anggotanya dan yagn terpenting adalah first time
kalian kesana kalian hadir dan bilang “kami di sini dari univ. ….. ingin
belajar sama bapak/ibu, sebab pelajarang yagn sesungguhnya yang bisa kami ambil
untuk kehidupan kami ada di sini Bersama ibu dan bapak. Jadi saya mohon doa dari
sesepuh danwarga sekalian semoga kita bisa dapat ilmu yagn bermanfat dari bapak
dan ibu sekalian” – kalau bisa pake Bahasa daerahnya ya! Kalau kaku mendingan
jangan! Kwkwkini ilmu di dapet dari lazHarfa banten dan LAznas BSM saat pengabdian
dan penggalian potensi desa. Jadii saran gue sebaiknya kalian adakan mini
survei ke masyarakat kalian. Yang isinya:
1. Jadwal
sehari-hari anak sekolah, remaja, ibu-ibu, bapak-bapak dan sesepuh.
Fungsinya
buat apa? Dengan mengetahui jadwal sehari-hari mereka (dari bangun sampai
tidur) kalian bakal tau waktu yang kosong mereka itu kapan dan itu bisa di
jadikan penetapan waktu untuk kalian mengadakan event/event atau proker kalian
2. Keliling
kampung dan buat peta kampung Bersama warga desa. Kalau ga bisa sama warga ya
kalian buat saja sendiri. Mulai dari lokasi sawah di mana, jalan utama di mana,
sumber air di mana dan potensi-potensi alam ada dimana. Fungsinya buat apa? Buat
kalian mengenal medan, tau potensi apa yang bisa di gali dan apa hambatan secara
medan yagn menghalangi potensi itu bisa di ekplore. Contoh setelah kalian
keliling kampung dan memetakan potensi ternyata setiap rumah minimal punya 1 m
persegi lahan kosong yang di tumbuhi oleh kunyit atau jahe. Kalau ada 10 rumah
sudah berapa meter persegi yang di tanami jahe/kunyit? Lalu berapa kilo hasil
yang bisa di panen? Otomatis kalian akan tertriger menemukan solusi yang sesuai
dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat tersebut. Bisa saja kalian kmpulkan
smeua hasil kunyit dan jahe tersebut dan kalian ajarkan untuk membuat bumbu
pasta kemasan untuk mereka jual ke pasar? Punya nilai ekonomis kan?
3. List Lembaga
Pendidikan yang ada. Jarak nya berapa kilo, rata-rata Pendidikan terakhir anak
di desa itu apa. Itu untuk mengetahui tingkat pemahaman anak-anak saat kita
coba berbaur/membuat prker untuk mereka.
4. Jangan
tawarkan apa-apa kepada masayarakat. tapi berilah pemahaman bahwa apa yang
kalian bawa itu bagus dan bermanfaat. Jangan juga menggurui mereka ya. Case LazHarfa
banten berhasil merubah mainset warga banten pedalaman yang tadinya BAB di
kebun menajdi BAB di MCK tanpa
mengeluarkan dana, melaikan warga sendiri yagn disadarkan sehignga mereka mau
dan berbondong-bondong membuat MCK untuk
kesehatan lingkugnan sekitarnya.
Apa lagi
ya? wkwk bingung nih.
Jangan
lupa bahagia kali ya? kadang kamu terlalu pusign mikirin proker atau galau jauh
dari rumah jadinya stress sendiri. Inget KKN itu harus happy biar ga kesurupan
(wkwk canda) ya biar kalian bisa fun explore dan bisa berbaur Bersama masyarakat
serta banyak hikmah dan pelajaran yang bisa kalian petik.
Intinya
jadikan masyarakat sebagai guru dan sopan serta santunlah kepada mereka. Jangan
segan meminta bantuan sebab mereka senang di libatkan. Ketika di undang
datanglah kareng itu penghormatan bagi mereka. Hati-hati, biasanya ada yang
yang mau mungut mantu ke kalian wkwkw.
Indikator
KKN kalian sukses adalah saat kalian pamit pulang semua warga berkumpul,
mengantar dan bahkan menangis, so buatah KKN kalian seperti itu. Ya walau ada indicator-indikator
sukses lain sih. Tapi alhamdulillah kelompuk kkn cakra nusantara pulang Bersama
deraian air mata ibu-ibu dan adik adik :’) aduh jadi syedih..
Udah ya
kalau mau nanya langsung
komen atau DM ke IG saya di
@hermawansulistio13




Comments
Post a Comment